MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
1. Manusia
Manusia di dunia ini memegang
peranan yang unik, dan dapat dipandang dari banyak segi. Dalam ilmu – ilmu sosial,
manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungan
setiap kegiatan, sering disebut homo economicus (ilmu ekonomi), makhluk sosial
yang tidak dapat berdiri sendiri (sosiologi), manusia yang selalu ingin
mempunyai kekuasaan (politik), makhluk yang berbudaya, disebut homo-humanus
(fisafat), dan lain sebagainya.
2. Hakekat Manusia
a. Makhluk ciptaan Tuhan yang
terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan utuh
b. Makhluk ciptaan tuhan yang
paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk yang lainnya
c. Makhluk biokultural,
makhluk hayati yang budayawi
d. Makhluk ciptaan Tuhan yang
terkait dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena
kemampuan bekerja dan berkarya
3. Kepribadian Bangsa Timur
Ilmu psikologi yang memang
berasal dan timbul dalam masyarakat barat, dimana individu itu mengambil tempat
yang amat penting biasanya menganalisis jiwa manusia. Sampai sekarang, ilmu
psikologi Negara barat mengembangkan konsep teori mengenai warna isi jiwa. Ia
mengembangkan manusia sebagai mahluk sosial budaya yang memiliki 8 ciri, yakni
:
a.
Nomor bagan terluar 7 dan
6, merupakan bagan dari rasa tak sadar pada mahluk hidup sehingga, hal ini
menyebabkan segala tindakan berada dialam bawah sadarnya
b. Bagan no.5 yakni bagian
dari bagan kesedaran yang tidak dinyatakan oleh si pemilik,hal ini merupakan
isi hati yang tidak dapat dipublikasikan
c. Bagan no.4 yakni,
kesadaran yang dinyatakan, artinya hal ini mengandung beberapa gagasan dan ide
ide seseorang yang dapat dinyatakan kepada sesamanya tanpa adanya keberatan
apapun
d.
Bagan no.3 disebut lingkar
hubungan karib, dimana mengandung konsepsi pemilik ingatan untuk memandang
orang,benda,dan hal hal kehidupannya sebagai tempat mencurahkan isi hati dan
biasanya ada dalam lingkaran orang yang dapat dipercayainya
e.
Bagan no.2 disebut sebagai
lingkungan berguna , yakni dimana mereka memandang orang atau hal yang mereka
sukai memiliki fungsi atau tidak didalam kehidupannya kelak
f.
Bagan no.1 disebut
lingkaran hubungan jauh,terdiri dari pikiran dan sika[p dalam alam jiwa manusia
tentang manusia, benda dan alam sekitarnya
g.
Bagan no.0 disebut sebgai
lingkungan luar, diamna pikiran ini hanya ada terhadap hal hal yang hanya
beberapa saat kita lihat atau kesan pertama dan kita akan bersikap masa bodoh.
4. Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan jika dikaji bahasa sansekerta
berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa latin, kebudayaan
berasal dari kata colere, yang
berarti mengolah tanah, jadi kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai “segala
sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk
mengolah tanah atau tempat tinggalnya, atau dapat pula diartikan segala usaha
manusia untuk dapat melangsungkan dan mempertahankan hidupnya di dalam
lingkungannya”. Budaya juga dapat diartikan sebagai himpunan pengalaman yang
dipelajari, mengacu pada pola – pola perilaku yang ditularkan secara sosial,
yang merupakan kekhususan kelompok sosial tertentu. (Keesing, jilid I, 1989 ; hal 68).
“kebudayaan adalah kompleks yang
mencangkup pengetahuan,kepercayaan,kesenian moral ,hokum,adat istiadat dan kemampuan
lain serta kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat” e.b tylor(1871)
Selo sumarjan dan soelaeman soemardi “kebudayaan sebagai semua hasil karya,rasa dan cipta
masyarakat”
Sutan takdir alisyahbana
“kebudayaan adalah manifesti dari cara berpikir”
5. Unsur – Unsur Kebudayaan
C.Kulckhohn didalam karyanya yang berjudul Universal Categories of Culture mengemukakan, bahwa ada 7 unsur
kebudayaan universal, yaitu :
a.
Sistem religi (sistem
kepercayaan)
b.
Sistem organisasi
kemasyarakatan
c.
Sistem pengetahuan
d.
Sistem mata pencaharian
hidup dan sistem ekonomi
e.
Sistem teknologi dan
peralatan
f.
Bahasa
g.
Kesenian
6. Wujud Kebudayaan
Menurut Dimensi wujudnya,
kebudayaan mempunyai 3 wujud, yaitu :
a.
Kompleks gagasan,konsep
dan pikiran manusia
Wujud ini disebut system budaya
sifatnya abstark,tidak dapat dilihat dan berpusat pada kepala manusia
penganutnya.
b.
Kompleks aktivitas
Berupa aktivitas manusia yang
saling berinteraksi ,konkret,dapat di observasi
c.
Wujud sebagai benda
Aktivis manusia yang saling
berinteraksi tidak lepas dari penggunaan hasil karya.
7. Orientasi Nilai Budaya
Hakekat
manusia menurut c. kluckhohn :
a.
Hakekat hidup manuasia
(MH)
Hakekat
hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secra ekstem,ada yg berusaha untuk memadamkan
hidup,ada pula yang dengan pola-pola kelakuan tertentu menganggap hidup hal
yang baik ”mengisi hidup”.
b.
Hakekat karya manusia (MK)
Setiap
kebudayaan hakekatnya berbeda-beda,diantaranya ada yang beranggapan bahwa karya
bertujuan untuk hidup.
c.
Hakekat waktu manusia (WM)
Hakekat
waktu untuk setiap kebudayaan berbeda,ada yang berpandangan mementingkan
orientasi masa lampau.
d.
Hakekat alam manusia (MA)
Ada
kebudayaan yang menganggap manusia harus mengeksploitasi.
e.
Hakekat hubungan manusia
(MN)
Dalam
hal ini ada yang mementingkan hubungan dengan manusia.
8. PERUBAHAN KEBUDAYAN
Terjadinya
gerak/ perubahan ini disebabkan oleh beberapa hal :
a.
Sebab – sebab yang berasal
dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri, misalnya perubahan jumlah dan
komposisi penduduk
b.
Sebab sebab perubahan
lingkungan fisik tempat mereka hidup.
Perubahan
kebudayaan terjadi apabila suatu kelompok manusia dengan kebudayaan ertentu
dihadapkan pada unsure kebudayaan asing sehingga lambat laun diterima oleh
masyarakat luas
9. KAITAN MANUSIA DAN
KEBUDAYAAN
Proses
dialektis melalui tiga tahap, yakni :
a.
Eksternalisasi, yaitu
proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.melalui
eksternalisasi ini masyarakat menjadi kenyataan
b.
Objektivasi, proses dimana
masyarakat menjadi realitas objektif,yaitu kemyataan terpisah dari manusia dan
berhadapan dengan manusia
c.
Internalisasi, yaitu
proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia.
Contoh Kasus
Pada saat ini kebudayaan trend hijab sedang digandrungi
oleh kalangan remaja, bahkan saat ini tidak hanya remaja saja, orang dewasa pun
banyak yang mengikuti trend hijab ini.
Hal ini adalah salah satu fenomena kebudayaan, dimana hijab
pada zaman sekarang sangat berbanding terbalik dengan zaman sebelumnya, hijab
sekarang sering disebut sebagai salah satu modernisasi. Salah satu contohnya
adalah hijab style Zaskia Adya Mecca.
Perkembangan
trend ini mempunyai sisi yang positif dan negative, tergantung dari bagaimana
kita menyikapi trend ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar