Kamis, 24 Maret 2016

Ilmu Budaya Dasar (IBD)

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

1. Manusia
Manusia di dunia ini memegang peranan yang unik, dan dapat dipandang dari banyak segi. Dalam ilmu – ilmu sosial, manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus (ilmu ekonomi), makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri (sosiologi), manusia yang selalu ingin mempunyai kekuasaan (politik), makhluk yang berbudaya, disebut homo-humanus (fisafat), dan lain sebagainya.

2. Hakekat Manusia
a.   Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan utuh
b.   Makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk yang lainnya
c.       Makhluk biokultural, makhluk hayati yang budayawi
d.  Makhluk ciptaan Tuhan yang terkait dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya

3. Kepribadian Bangsa Timur
Ilmu psikologi yang memang berasal dan timbul dalam masyarakat barat, dimana individu itu mengambil tempat yang amat penting biasanya menganalisis jiwa manusia. Sampai sekarang, ilmu psikologi Negara barat mengembangkan konsep teori mengenai warna isi jiwa. Ia mengembangkan manusia sebagai mahluk sosial budaya yang memiliki 8 ciri, yakni :
a.    Nomor bagan terluar 7 dan 6, merupakan bagan dari rasa tak sadar pada mahluk hidup sehingga, hal ini menyebabkan segala tindakan berada dialam bawah sadarnya
b.  Bagan no.5 yakni bagian dari bagan kesedaran yang tidak dinyatakan oleh si pemilik,hal ini merupakan isi hati yang tidak dapat dipublikasikan
c.    Bagan no.4 yakni, kesadaran yang dinyatakan, artinya hal ini mengandung beberapa gagasan dan ide ide seseorang yang dapat dinyatakan kepada sesamanya tanpa adanya keberatan apapun
d.    Bagan no.3 disebut lingkar hubungan karib, dimana mengandung konsepsi pemilik ingatan untuk memandang orang,benda,dan hal hal kehidupannya sebagai tempat mencurahkan isi hati dan biasanya ada dalam lingkaran orang yang dapat dipercayainya
e.    Bagan no.2 disebut sebagai lingkungan berguna , yakni dimana mereka memandang orang atau hal yang mereka sukai memiliki fungsi atau tidak didalam kehidupannya kelak
f.    Bagan no.1 disebut lingkaran hubungan jauh,terdiri dari pikiran dan sika[p dalam alam jiwa manusia tentang manusia, benda dan alam sekitarnya
g.    Bagan no.0 disebut sebgai lingkungan luar, diamna pikiran ini hanya ada terhadap hal hal yang hanya beberapa saat kita lihat atau kesan pertama dan kita akan bersikap masa bodoh.

4. Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan jika dikaji bahasa sansekerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa latin, kebudayaan berasal dari kata colere, yang berarti mengolah tanah, jadi kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya, atau dapat pula diartikan segala usaha manusia untuk dapat melangsungkan dan mempertahankan hidupnya di dalam lingkungannya”. Budaya juga dapat diartikan sebagai himpunan pengalaman yang dipelajari, mengacu pada pola – pola perilaku yang ditularkan secara sosial, yang merupakan kekhususan kelompok sosial tertentu. (Keesing, jilid I, 1989 ; hal 68).
“kebudayaan adalah kompleks yang mencangkup pengetahuan,kepercayaan,kesenian moral ,hokum,adat istiadat dan kemampuan lain serta kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat” e.b tylor(1871)
Selo sumarjan dan soelaeman soemardi “kebudayaan sebagai semua hasil karya,rasa dan cipta masyarakat”
Sutan takdir alisyahbana “kebudayaan adalah manifesti dari cara berpikir”

5. Unsur – Unsur Kebudayaan
C.Kulckhohn didalam karyanya yang berjudul Universal Categories of Culture mengemukakan, bahwa ada 7 unsur kebudayaan universal, yaitu :
a.    Sistem religi (sistem kepercayaan)
b.    Sistem organisasi kemasyarakatan
c.    Sistem pengetahuan
d.    Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi
e.    Sistem teknologi dan peralatan
f.    Bahasa
g.    Kesenian

6. Wujud Kebudayaan
Menurut Dimensi wujudnya, kebudayaan mempunyai 3 wujud, yaitu :
a.    Kompleks gagasan,konsep dan pikiran manusia
Wujud ini disebut system budaya sifatnya abstark,tidak dapat dilihat dan berpusat pada kepala manusia penganutnya.

b.    Kompleks aktivitas
Berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi ,konkret,dapat di observasi

c.    Wujud sebagai benda
Aktivis manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari penggunaan hasil karya.

7. Orientasi Nilai Budaya
Hakekat manusia menurut c. kluckhohn :
a.    Hakekat hidup manuasia (MH)
Hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secra ekstem,ada yg berusaha untuk memadamkan hidup,ada pula yang dengan pola-pola kelakuan tertentu menganggap hidup hal yang baik ”mengisi hidup”.
b.    Hakekat karya manusia (MK)
Setiap kebudayaan hakekatnya berbeda-beda,diantaranya ada yang beranggapan bahwa karya bertujuan untuk hidup.
c.    Hakekat waktu manusia (WM)
Hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda,ada yang berpandangan mementingkan orientasi masa lampau.

d.    Hakekat alam manusia (MA)
Ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengeksploitasi.

e.    Hakekat hubungan manusia (MN)
Dalam hal ini ada yang mementingkan hubungan dengan manusia.

8. PERUBAHAN KEBUDAYAN
Terjadinya gerak/ perubahan ini disebabkan oleh beberapa hal :
a.    Sebab – sebab yang berasal dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri, misalnya perubahan jumlah dan komposisi penduduk
b.    Sebab sebab perubahan lingkungan fisik tempat mereka hidup.

Perubahan kebudayaan terjadi apabila suatu kelompok manusia dengan kebudayaan ertentu dihadapkan pada unsure kebudayaan asing sehingga lambat laun diterima oleh masyarakat luas

9. KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Proses dialektis melalui tiga tahap, yakni :
a.    Eksternalisasi, yaitu proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.melalui eksternalisasi ini masyarakat menjadi kenyataan
b.    Objektivasi, proses dimana masyarakat menjadi realitas objektif,yaitu kemyataan terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia
c.    Internalisasi, yaitu proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia.


Contoh Kasus
          Pada saat ini kebudayaan trend hijab sedang digandrungi oleh kalangan remaja, bahkan saat ini tidak hanya remaja saja, orang dewasa pun banyak yang mengikuti trend hijab ini.
          Hal ini adalah salah satu fenomena kebudayaan, dimana hijab pada zaman sekarang sangat berbanding terbalik dengan zaman sebelumnya, hijab sekarang sering disebut sebagai salah satu modernisasi. Salah satu contohnya adalah hijab style Zaskia Adya Mecca.


          Perkembangan trend ini mempunyai sisi yang positif dan negative, tergantung dari bagaimana kita menyikapi trend ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar